28 Mar 2011

Malam Takbiran, Desa Bandungrejo Gelar Festival Oncor

http://www.jeparakab.go.id/index.php?option=com_content&view=category&id=68:budaya&layout=blog&Itemid=648


Festival_OncorKreativitas warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan dalam memeriahkan dan meyemarakkan malam takbiran Idul Adha patut diacungi jempol. Bekerjasana dengan (Ikatan Pelajar Putra-Putri Nahdlatul 'Ulama) IPNU-IPPNU mereka mampu menjadikan kemeriahan takbiran anak-anak dengan oncor berubah menjadi ajang festival oncor yang digelar secara rutin setiap tahun. Kegiatan yang diselenggarakan pada malam takbiran pertama Idul Adha tahun 2010M (1431 H) dibuka langsung oleh Bupati Jepara  Drs. Hendro Martojo, MM. Selasa malam (16/11). Oncor adalah istilah warga setempat untuk menyebut obor yang terbuat dari bambu bersumbu dengan bahan bakar minyak tanah.

"Tradisi lokal yang sudah mulai dirtinggalkan ini sebenarnya sangat penting artinya dalam mempertahankan syiar Islam dalam era globalisasi.Apalagi bagi anak-anak, sebagaimana para peserta festival obor pada umumnya sangat, diharapkan dengan semangat Idul Qurban mampu memerangi kebathilan  yang senantiasa menghadang di setiap sudut kehidupan," kata bupati.
Petinggi Bandungrejo bersama panitia menaruh harapan besar adanya kelestarian tradisi lokal ini. Mengingat semakin hari semakin menipisnya keimanan dan kesadaran melestarikan budaya lokal karena terpaan arus globalisasi yang kencang di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Pihaknya juga berharap afgenda kegiatan ini mampu membuka carawala pandang kaum muda untuk tetap teguh menatap masa depan tanpa meninggalkan kearifan budaya lokal. (SB).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar